Jumat, 21 September 2012
Sikap Muslim terhadap film “Innoncence of Muslim”
Rasululllah SAW. yang kita cintai dan kita jadikan panutan bagi setiap muslim, justru dilecehkan oleh seorang Yahudi keturunan Mesir dan tinggal di Amerika melalui filmnya,”innoncence of muslim”. Film yang tayang melalui jejaring internet, Youtube ini sangat menghina Nabi Muhammad SAW. Film yang berdurasi 16 menit ini, memberikan gambaran siapa Nabi Muhammad SAW.
Di awal film tersebut, terlihat seorang laki-laki yang sedang bercinta dengan istrinya (diklaim sebagai istri Muhammad SAW, Aisyah radiyalllahu’anha ) di dalam sebuah tenda. Saat mereka sedang bercinta, masuklah beberapa istrinya yang cemburu melihat keduanya. Karena rasa sakit hati mereka terhadap suaminya, mereka pun melemparinya dengan sandal (dari film innoncence of muslim dalam kajian malam sabtu). Menurut bangsa Arab, orang yang dilempari dengan sandal atau alas kaki lainnya merupakan bentuk penghinaan yang sangat rendah. Sehingga kita bisa menyimpulkan bahwa, Nabi kita dihina dengan sangat rendah dimata pembuat film ini. Na’udzu billah.
Film ini dibuat oleh seorang yang bernama Nakoula Basseley atau Sam Bacile dan banyak menuai protes dikalangan muslim diseluruh dunia. Kecaman tersebut juga telah merenggut nyawa duta besar Amerika di Lybia melalui aksi yang dilakukan muslim di sana. Selain di Lybia, hal yang sama juga terjadi di Indonesia dengan berbagai pengrusakan di mana-mana.
Seorang muslim sangat dianjurkan untuk marah bila melihat penghinaan terhadap Rasulullah SAW. dan ini merupakan bentuk cinta dan iman kita kepada Allah dan Rasul-Nya. Rasulullah SAW bersabda :
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: " ثَلاَثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ حَلاَوَةَ الإِيمَانِ: أَنْ يَكُونَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا، وَأَنْ يُحِبَّ المَرْءَ لاَ يُحِبُّهُ إِلَّا لِلَّهِ، وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُودَ فِي الكُفْرِ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِي النَّارِ
Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: "Tiga perkara yang barangsiapa pada dirinya terdapat ketiga perkara tersebut niscaya ia akan bisa meraih lezatnya keimanan: (1) Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai dari manusia siapapun juga, (2) mencintai seseorang semata-mata karena (orang tersebut taat kepada) Allah dan (3) benci kembali kepada kekafiran setelah Allah menyelamatkannya dari kekafiran, sebagaimana rasa bencinya jika dilemparkan ke dalam neraka." (HR. Bukhari no. 16 dan Muslim no. 43)
Kemarahan umat muslim merupakan kemarahan yang sangat jelas terhadap film ini, film yang terdapat konspirasi dan yang akan memecah belah kaum muslim. Bentuk kesesatan agar muslim tidak lagi mencintai Rasulnya. Tetapi, umat muslim tahu bentuk konspirasi tersebut, sehingga mereka bersatu untuk membuat protes terhadap mereka yang membenci Islam dan rasulnya. Hal ini sangat perlu kita lakukan sebagai bentuk cinta kita kepada rasul Allah. Tapi bagaimana dengan saudara kita yang lain, yang terbelenggu dalam kenikmatan dunia? Mengapa mereka tidak tergerak hatinya melihat Nabi utusan Allah ini dihina oleh umat lain? Perlu kita bertanya terhadap keimanan mereka.
Tapi selaku umat islam, kita juga harus tahu aturan di setiap negara kita. Kita harus tahu kekerasan itu dapat merenggut nyawa seseorang. Kita sangat marah melihat pelecehan yang dilakukan oleh produser Amerika ini. Tapi jangan sampai di negara kita, kita merusak fasilitas-fasilitas yang tidak ada kaitannya dengan ini semua. Seorang muslim di negara kita haruslah menjaga fasilitas dan orang-orang yang tidak ada hubungannya dengan film ini.
Umat islam harus memiliki rasa cinta terhadap Rasulullah SAW. jika nabinya dihina oleh orang lain, maka wajiblah kita membenci mereka, sebagaimana yang di wahyukan oleh Allah SWT :
وَإِنْ نَكَثُوا أَيْمَانَهُمْ مِنْ بَعْدِ عَهْدِهِمْ وَطَعَنُوا فِي دِينِكُمْ فَقَاتِلُوا أَئِمَّةَ الْكُفْرِ إِنَّهُمْ لا أَيْمَانَ لَهُمْ لَعَلَّهُمْ يَنْتَهُونَ (
"Jika mereka merusak sumpah (perjanjian damai)nya sesudah mereka berjanji dan mereka mencerca agama kalian, maka perangilah pemimpin-pemimpin orang-orang kafir itu, karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang tidak dapat dipegang janjinya, agar supaya mereka berhenti." (QS. At-Taubah [9]: 12)
Maka dari itu, kita harus memerangi orang-orang yang menghina Rasul kita, agar kita termasuk orang-orang yang bersama dengan rasul SAW. Tapi jangan sampai kita harus menyakiti orang-orang yang tak berdosa sekalipun dan merusak fasilitas yang tidak ada hubungannya dengan orang-rang yang menghina Nabi Muhammad SAW.
Sumber bacaan:
Muhib Almajidi, www.arrahmah.com
Antara news
Kajian malam sabtu Masjid Kampus (Sikap muslim terhadap film innoncence of muslim)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar